Edelweis dalam Kenangan

On: Minggu, 19 April 2009


Suatu waktu aku akan menemuimu lagi
Mungkin kemarin belum
Mungkin hari ini pun tidak ... tapi kelak ...
Suatu waktu nanti...

Aku akan berdiri dihadapanmu lagi
JIka waktunya telah tiba
Saat jiwaku telah tenang
Saat aku telah cukup kuat untuk menemuimu lagi

Saat senyumku padamu tak sehambar saat itu
Saat aku telah berhasil berdamai dengan kenangan kita
Saat Edelaweis mulai berguguran dari puncak-puncak pegunungan

Saat matahari menunduk, setinggi ujung kaki yang menekuk, menekuri
gerbang petang, dan aku terus saja memukuli udara mencari
pijakan kata untuk menambatkan luka yang menganga di dadaku.

Saat itulah ... aku akan datang mencarimu! mencarimu !!!

3 komentar on "Edelweis dalam Kenangan"

Arif Eko Julianto mengatakan...

wah maknanya dalem ini. terus berkarya sis...

Maginda mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh penulis.
Maginda mengatakan...

kapan kau akan datang padaku Cang? setelah ada istriku? telat! keculai kamu mau jadi istri ke-dua